Lihatlah garis mukaku.
Cerita tentang rindumu telah siap kuuntai.
Semua kata telah kupati di sudut bibir,
hingga kaubisa membaca bahagia cerita itu.
Cerita yang siap untuk disunting dan kemudian kaubaca.
Bait demi baitnya telah kusulam menjadi
cerita indah yang kelak siap kaudongengkan pada mereka.
Lihatlah garis mukaku.
Sebelum kaumenjatuhkan tanggal,
ingatlah sebisamu bahwa cerita butuh
tanda baca untuk berhenti sesaat
serta tanda baca untuk sebuah akhir.
Lihatlah garis mukaku
sebelum ragu kaumenjatuhkan tanggal.
Ada aku di ujuang cerita dengan bibir
terpati kata-kata yang telah kubuat bahagia.
M. BAKHHAMI: PONDKREA TJ_Kubang Tungkek, 29072016
