ES KRIM OREO DAN CERITA HANGAT DI ALAHAN PANJANG | PUISI M. BAKHHAMI


Manis kecut buah strawberry di dingin bekunya
Alahan Panjang yang sedang disenggamai hujan,
tidak setajam tawa yang menggelitiki hingga memburai isi perutku.
Aku sudah lama tak tertawa, apalagi selepas itu.
Dingin es  krim Oreo di bekunya Alahan Panjang yang sedang dipulun hujan
bagai api yang membakar segala beku hati yang membatu.
Kausangat tahu bagaimana menjawab segala tanyaku,
juga kausangat lihai mencumbui segala resahku hingga semua hanya seperti debu.
Aku menikmati tawa itu seperti menikmati gelinya es krim Oreo
menggelitiki lidah yang menggigil di Alahan Panjang yang sedang bermandi hujan.
Seolah tak ingat punya malaria, kaumeleburkan aku dalam dingin yang paling dingin
hingga aku benar-benar tahu bagaimana rasanya kehangatan.
Manis kecut buah strawberry di bawah hujan Alahan Panjang
menjadi teman baik dingin manisnya es krim Oreo yang membakar lambung.
Aku sangat sudah lama tak tertawa selepas itu.
Kaumemburai segala sakit dan perih, tentu selalu tak lupa menyemai butir-butir
penawar agar nanti tumbuh menjadi cinta yang mungkin bisa dipetik siapa saja.
Dingin es  krim Oreo kauaduk dengan manis kecutnya srawberry Alahan Panjang
menjadi tanda kamu bukan mereka.
Manis kecut buah strawberry dan dingin es krim Oreo adalah pelukan paling hangatmu.

M. BAKHHAMI: PONDKREA TJ_Kubang Tungkek, 28072016